
Sumber: pemmzchannel.com
Facebook, yang berada di bawah naungan Meta, baru-baru ini meluncurkan kembali fitur pencarian lowongan kerja bernama Jobs yang terintegrasi dengan Marketplace aplikasi. Kini, pengguna bisa langsung mencari lowongan pekerjaan (lowongan kerja) melalui aplikasi Facebook tanpa harus berpindah ke platform lain. Fitur ini muncul dalam bentuk tab khusus di Marketplace bertajuk “Jobs” atau “Pekerjaan,” memudahkan akses pencari kerja dan pemberi kerja.
Cara Kerja dan Keunggulan Fitur Jobs
- Integrasi dalam Marketplace
- Fitur Jobs berada di dalam menu Marketplace Facebook, sejajar dengan kategori jual beli barang atau kategori jasa. Dengan demikian, pengguna yang sudah terbiasa menggunakan Marketplace kini memiliki akses langsung ke daftar lowongan kerja lokal. Selain itu, postingan loker juga bisa muncul di grup Facebook yang relevan atau di halaman Facebook bisnis, memperluas jangkauan.
- Rekomendasi yang Dipersonalisasi
- Saat membuka tab Jobs, pengguna akan langsung melihat lowongan yang disesuaikan dengan preferensi mereka — berdasarkan riwayat interaksi, pencarian, lokasi, dan minat. Meta menyebut bahwa hal ini bertujuan menghadirkan pengalaman pencarian kerja yang lebih cepat, tepat sasaran, dan relevan.
- Filter Pencarian untuk Spesifikasi yang Lebih Tepat
- Pengguna dapat menyaring (filter) lowongan menurut kategori pekerjaan (misalnya layanan, teknis, administrasi), jenis pekerjaan (full-time, part-time, freelance), hingga jarak lokasi. Fitur penyaringan ini membantu memfokuskan pencarian agar lebih sesuai kebutuhan.
- Proses Melamar Langsung dalam Aplikasi
- Setelah menemukan lowongan yang cocok, pengguna dapat menekan tombol Apply untuk melamar langsung melalui Facebook. Untuk komunikasi lebih lanjut, pengguna juga bisa menghubungi perusahaan lewat Facebook Messenger. Semua proses — dari penelusuran hingga komunikasi — dilakukan tanpa meninggalkan aplikasi.
- Memulai Posting Lowongan bagi Pemberi Kerja
- Pihak pemberi kerja atau bisnis dapat membuat posting lowongan melalui tombol “Create Job” di halaman Jobs dalam Marketplace. Pengisian informasi seperti jabatan, deskripsi pekerjaan, kualifikasi, lokasi, jenis pekerjaan, hingga kisaran gaji dirancang agar sederhana dan cepat. Dengan begini, usaha kecil pun bisa menjangkau calon tenaga kerja tanpa harus bergantung pada portal karir terpisah.
Kebijakan dan Batasan yang Ditetapkan Meta
Agar fitur Jobs tetap profesional dan aman, Meta menetapkan sejumlah aturan terkait jenis lowongan yang diperbolehkan. Lowongan yang memuat unsur diskriminasi, kegiatan ilegal, atau pekerjaan palsu akan ditolak. Hal ini ditujukan untuk menjaga kredibilitas platform sebagai tempat mencari kerja yang tepercaya.
Selain itu, fitur ini hanya dapat diakses oleh pengguna yang berusia 18 tahun ke atas.
Namun untuk saat ini, layanan Jobs Facebook baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat. Belum ada pengumuman resmi kapan fitur ini akan diluncurkan di negara lain, termasuk Indonesia.

Sejarah Singkat & Reaktivasi Fitur Job di Facebook
Fitur lowongan kerja bukan hal baru di Facebook. Meta pertama kali meluncurkan fitur Job pada 2017 di Amerika Serikat dan Kanada, lalu memperluas ke berbagai negara pada tahun 2018. Namun sejak 2022, fitur tersebut mulai dilikuidasi dan akhirnya ditutup pada 2023.
Meski demikian, selama periode penghapusan, banyak pengguna tetap menggunakan Facebook Marketplace untuk memposting lowongan secara informal. Fenomena tersebut tampaknya menjadi alasan Meta menghidupkan kembali fitur Jobs dengan versi yang lebih teratur.
Potensi Manfaat & Dampak untuk Pengguna di Indonesia
Meskipun belum hadir secara resmi di Indonesia, fitur Jobs di Facebook memiliki potensi besar jika diluncurkan kelak. Di Tanah Air, Marketplace sering digunakan sebagai media alternatif untuk mencari pekerjaan lokal seperti kasir, admin toko, kurir, atau pekerjaan rumahan. Oleh sebab itu, fitur resmi akan mempermudah pencari kerja lokal dan meningkatkan keamanan dari penipuan loker.
Beberapa manfaat yang bisa diperoleh:
- Efisiensi Pencarian Kerja: Pengguna tidak perlu berpindah aplikasi atau membuka banyak situs lowongan kerja.
- Jangkauan Lebih Luas bagi Bisnis Kecil: Usaha kecil atau warung lokal dapat menjangkau calon pekerja di sekitarnya tanpa biaya tinggi.
- Pengurangan Risiko Penipuan: Dengan regulasi dan verifikasi yang diatur oleh Meta, risiko lowongan palsu bisa ditekan.
- Komunitas Lokal sebagai Media Penyebaran: Posting loker bisa disebar ke grup komunitas lokal, makin memperbesar peluang ditemukan calon yang tepat
Tantangan & Hal-hal yang Perlu Diwaspadai
- Ketersediaan Fitur: Karena saat ini fitur ini hanya hadir di AS, pengguna di Indonesia belum bisa mengakses Jobs Facebook secara resmi.
- Verifikasi & Moderasi: Agar tetap aman, Facebook mesti menjaga mekanisme moderasi agar pekerjaan ilegal atau penipuan tidak lolos.
- Persaingan dengan Portal Karir & Aplikasi Pencari Kerja: Fitur ini akan bersaing atau bahkan melengkapi platform pencarian kerja yang sudah populer di Indonesia.
- Adaptasi Kebiasaan Pengguna: Pengguna dan perusahaan di Indonesia harus terbiasa melakukan proses rekrutmen lewat media sosial yang lebih interaktif.
Reintroduksi fitur Jobs di Facebook Marketplace menandai langkah strategis Meta untuk merangkul fungsi media sosial sebagai platform pencarian kerja. Dengan fitur ini, pencari kerja dan perusahaan bisa melakukan proses rekrutmen sepenuhnya dalam aplikasi—mulai dari menemukan, menyaring, hingga melamar dan berkomunikasi langsung.
Jika fitur ini kelak hadir di Indonesia, potensi dampaknya sangat besar: mempercepat proses pencarian kerja, memudahkan usaha kecil menemukan tenaga kerja lokal, serta meningkatkan keamanan dari praktik lowongan palsu. Sementara itu, pengguna tetap harus berhati-hati, cek keaslian postingan loker, dan hindari memberikan data pribadi sensitif ke akun mencurigakan.
Sumber: pemmzchannel.com, teknologi.id, voi.id, tekno.kompas.com









